instagram @kartikaputriworld

Selamat pagi Happy Couples, kali ini yuk kita bersama-sama mengetahui tentang tata cara kepengurusan administrasi pernikahan atau istilah kerennya adalah ngurus surat nikah. Bagi pasangan yang mandiri, ingin mengurus proses administrasi nikah sendiri, rasanya akan menjadi suatu pengalaman yang menarik untuk dikenang. Bayangin, kalau Happy Couples memiliki pengalaman sendiri ngurus surat nikah, wah kan enak tuh, bisa bangga mengatakan bahwa My Wedding My Adventure,, hahaha.

Oke, banyak yang bilang bahwa ngurus surat nikah itu habisin waktu banget, ribet, njlimet dan seperti dipingpong. Well Happy Couples, kayaknya itu karena kurang mengetahui tata cara nya di Indonesia kita tercinta ini deh. Segalanya kalau sudah tau, kan kerasa ga ribet, ya kan?.. Next, berikut ini adalah pengalaman riil tahun 2018 tentang tata cara ngurus surat nikah kami beserta pengetahuan-pengetahuan yang kami miliki.

Begini secara prinsip tahapan-tahapan keseluruhan urus surat nikahnya:

Kali ini IdeNikah akan bahas step pertama ya Happy Couples, yaitu mengurus surat pindah nikah atau disebut juga surat numpang nikah. Surat ini diperlukan pada calon mempelai yang akad nikahnya di KUA pasangannya yang terletak beda kecamatan. Kalau pasangan itu berada di kecamatan yang sama, maka tidak perlu mengurus surat pindah nikah, tapi langsung ngurus surat ijin nikah. Ada beberapa langkah yang perlu Happy Couples jalani, simak ya.

Step 1: Urus Surat Pengantar RT / RW

Ngurus surat pindah nikah ini, mulai dari surat pengantar RT, RW hingga Kelurahan. Bilang aja ke mereka, mau ngurus surat pindah nikah. Syarat-syarat yang diperlukan adalah membawa KTP dan KK Asli serta fotokopinya. Saat itu ada yang cuma keluar biaya 20.000 rupiah untuk kas RW dan itupun sukarela. Sehingga mungkin sebenarnya bisa gratis ya Happy Couples. Gambaran surat pengantar RT/RW bisa disimak sebagai berikut.

sumber: ceritasumi.blogspot.com

Step 2: Urus Surat Pengantar Kelurahan

Selanjutnya setelah mendapat surat pengantar dari RT/RW, maka Happy Couples perlu berangkat ke kantor kelurahan. Disana Happy Couples minta surat pengantar dari Kelurahan untuk KUA kecamatan. Syarat yang perlu dibawa ke kelurahan adalah

  1. Surat Pengantar dari RT/RW asli
  2. KTP (fotokopi 2 lembar), dan seHappy Couples bawa aja yang aslinya juga.
  3. KK (fotokopi 2 lembar), dan juga bawa aslinya ya buat jaga-jaga aja.

Dari Kelurahan ini akan mendapatkan tiga jenis surat, yaitu:

  1. Surat keterangan untuk nikah, disebut juga dengan kode N1.
  2. Surat Keterangan Asal Usul, disebut juga dengan kode N2.
  3. Surat Keterangan tentang Orang Tua, atau disebut juga dengan kode N4.

Surat ini akan jadi sekitar 2 hari kerja di kelurahan. Surat pengantar tersebut untuk dibawa ke KUA asal, yakni KUA kecamatan si calon mempelai yang tidak ditempati untuk akad nikah.

Step 3: Urus Surat Pindah Nikah dari KUA asal

Langkah terakhir adalah datangi kantor KUA asal, untuk meminta surat keterangan pindah nikah. Dokumen-dokumen yang perlu dibawa oleh Happy Couples adalah:

  1. Surat-surat dari kelurahan asli dan fotokopi masing-masing satu lembar
  2. Informasi nama calon pasangan
  3. Informasi nama ayah calon pasangan
  4. Informasi alamat lengkap tempat tinggal calon pasangan (untuk berjaga-jaga, bawa aja fotokopian KK nya pasanganmu, biar lebih mantjaap)
  5. Siapkan materai 6000 (sekitar 2 biji)

Prosesnya ada yang cepat langsung bisa jadi dalam waktu sekitar 30 menit, ada yang perlu balik lagi keesokan harinya. Happy couples tanyakan aja langsung ke petugas KUA-mya, kapan suratnya jadi. Diwajarin sih, kan yang minta surat beginian bisa jadi orang banyak dan bersamaan, naah agak lama deh, hehehe. Dari KUA ini, Happy Couples akan mendapatkan satu berkas dokumen dalam sebuah amplop, seperti ini:

sumber: http://youandme.web.id

Dan pesan dari petugas KUA asal, bahwa amplop tersebut jangan dibuka hingga KUA tujuan (KUA daerah tempat akad nikah diselenggarakan) sendiri yang akan membukanya. Itu seperti pesan keramat yang Happy Couples ga boleh langgar, macam mantra aja, hehehe. Naah itulah proses mengurus surat pindah nikah ya Happy Couples. Tak perlu khawatir dengan sistem birokrasi saat ini, karena semua sudah jelas, tinggal Happy Couples siap menjalani apakah tidak. Masak sih, pesen tiket nonton konser grup korea aja kita rela bejubel antri di loket, tapi untuk dokumen ngesahin doi seumur hidup ga rela. Wkwkwk